Jumat, 21 Agustus 2015

UNS Green Campus



Sebagai manusia kita bernafas dengan menghirup oksegen. Tanpa adanya oksigen populasi makhluk hidup perlahan akan mulai punah. Karena itulah pentingnya peranan oksigen di sekitar kita. Apalagi di era globalisasi seperti ini. Sebagaimana yang kita ketahui pohon adalah sumber oksigen dan dapat menetralisir polusi di udara dengan proses fotosintesis. Namun nyatanya ada sekitar 5800 pohon ditebang secara ilegal setiap harinya.


Karena itu UNS (Universitas Sebelas Maret) hadir dengan keperdulian tentang lingkungan. Di UNS ada suatu program yang dikenal sebagai “Green Campus”. Progam ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mewujudkan kampus UNS yang nyaman, aman, hemat energi dan ramah lingkungan.


UNS juga mengajak warga baru UNS (Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2015/2016) untuk mencintai lingkungan dengan diadakannya program Green Campus pada hari ketiga OSMARU 2015 pada tanggal 22 Agustus 2015. Kegiatan tersebut antara lain pungut-pilah sampah organik/non-organik dan gerakan menanam untuk masa depan dengan ketentuan setiap mahasiswa menanam 3 bibit pohon di area kampus yang telah ditentukan.

Dengan keperduliannya tentang lingkungan, UNS mendapat dua penghargaan yaitu sebagai peringkat internasional sebagai kampus hijau dari UI Greenmetric dan mendapatkan sertifikasi sebagai bangunan (RS) Ramah Lingkungan dari Green Building Council Indonesia.


Udaranya yang segar dan rindangnya pepohonan di tengah teriknya matahari membuat para mahasiswa nyama berada di lingkungan kampus. Apalagi saat musim pengujan datang, Bunga Angsana yang bermekaran seperti oase ditengah hijaunya pepohonan. How beautiful it. So, act green now! See green, see life. “UNS GREEN CAMPUS”


by : Rizqi Anisa L

Selasa, 30 Juni 2015

What Can I Do?




Semi diary dalam blog? Bisa jadi kawan, hhehe. Mungkin itu karena efek novel yang mulai aku garap 3 tahun lalu (tepat saat liburan kelulusan SMP masuk SMA, mengisi kesuntukkan berkepanjangan) macet. Mogok bertahun-tahun tanpa sempat editing dan finishing. Hhaha, jadi curhat lagi kan. Ah, gak asih mah aku terus yang curhat. Gantian, kawan yang pengen curhat tulis komentarnya di kolom komentar ya. Atau kirim ke email si Hana.

Masuk ke intinya ya =)

Aku belum pernah pergi sendiri ke luar provinsi, paling dengan teman-teman atau dengan keluarga. Dan kali ini menjadi tantangan sendiri untukku melakukannya sendiri. Aku yang belum punya pengalaman pergi jauh sendiri, ini menjadi pengalaman pertama dengan modal nekat. Yakin.

Semua teman yang pernah ke Yogjakarta dengan bus maupun dengan kereta semua aku hubungi. Dengan embel-embelan aku bingung dan habis ‘nangis’ karena bingung gimana nanti kesananya. Ini memang benar-benar kenekadtan yang benar-benar NEKAD! (But, it’s really really fun guys. Hhehe, biarpun dengan bumbu tangisan kkk~)

Aku modal nekad ikut seminar kepenulisan di UGM. Selain karena aku kagum dengan prinsip-prinsip yang ditanamkan sang pembicara Tere Liye (baca: fans berat Tere Liye). Aku suka menulis dan ada tante disana (baca: sekalian liburan di Kota Pelajar). Akhirnya nekad aja asal-asalan ikut ngirim artikel (karya sendiri) untuk syarat ikut seminar. Tema dan jenis artikelnya pun bebas. Hanya ditentukan 500-1000 kata.

Apa yang aku tulis? Mengalir saja,aku membuat artikel individu kenapa aku tertarik ikut seminar dan manfaat yang aku dapat disana kalau lolos ikut seminar nanti. Sebelum aku bertemu dengan pamflet seminar ini ada satu buku yang membuatku tergugah untuk membuat keterbatasanku menjadi nilai positif yang aku miliki. Ya buku “DIKTAT BISNIS MAHASISWA GALAU” (penulis : Vivi Al-Hinduan). Buku yang aku peroleh di bazar buku di Universitasku nanti (InsyaAllah).

Keterbatasanku adalah, instansi. Kuliah belum terdaftar, berkerjapun belum! Instansi mana yang hendak aku tulis? Ya itu gejolak yang aku alami saat menulis artikel.

Dalam buku tersebut, kak Vivi mengarang instansi untuk seminar bisnis juga. Bukan untuk maksud menipu, tapi untuk mencari bekal ilmu bisnis beliau. Sama halnya dalam pemasaran sebuah bisnis. Misal strategi Mbah Mo, wiraswasta pedagang bak mi sukses khas Yogyakarta. Beliau mengirim sms ke stasiun radio dengan format akhir (setiap sms yang beliau kirim) –dari Mbah Mo, Bakmie. Karena rasa penasaran membuat pemasaran. Hhehe. Itu strategi bisnis yang unik.

Haduh! Malah nikung ke bisnis. Lanjut ke “Seminar Kepenulisan”.

Aku Belajar Percaya, Percaya Pada Waktu #SeminarKepenulisan #TereLiye



Aku belajar untuk percaya, percaya bahwa waktu akan menemukan jalan untuk menyembuhkan luka yang terbuka, menganga meninggalkan rasa perih.

Entah, aku mencoba sebisa yang aku bisa melakukan hal mendasar (syarat) untuk mengikuti seminar kepenulisan esok tanggal 27 Juni 2015. Ya, Seminar Kepenulisan di Universitas Gadjah Mada dengan pembicara “the best writer today” Tere Liye. (sosok dengan memahaman  —prinsip-prinsip kebaikan—  indah dalam setiap karya yang beliau tulis)

Untuk beberapa hari setelah aku berhasil mengirimkan artikel (tema bebas) ke email yang tercantum, hatiku gusar. Kacau! Bak kepingan kaca yang pecah di lantai. Kemana aku harus konfirmasi? Setidaknya aku perlu kepastian aku diterima atau tidak untuk menjadi peserta seminar? Karut-marut, ilusi dalam benakku memegang kendali. Banyak kemungkinan yang terpikirkan, yang semakin membuat hatiku gusar. Selingan aktivitas sehari-hari di rumah sedikit berperan untuk membantuku memegang kendali di ‘Overthinking Zone’.

“Sebagian besar kesedihan kita sekarang hadir karena ilusi yang kita ciptakan sendiri.”
Aku mendengar sosok terdalam dari diriku menyadarkanku. Aku tidak bisa terus membiarkan diriku terjebak dalam labirin overthinking, aku yang memutuskan sendiri untuk masuk kedalam. Dan kini aku sendiri yang harus menuntun diriku untuk keluar dari labirin buntu ini.

Ikhlas.

Minggu, 17 Mei 2015

List Mata Kuliah Jurusan FKIP Matematika



Kembali lagi setelah selesai editing + posting tentang Kalkulus :

Kali ini aku ingin berbagi review sementara tentang materi perkulian jurusan FKIP Matematika / Pendidikan Matematika *(terlepas dari univ mana)* :

Link Download Materi Kalkulus #FKIPMatematika #IPA #MIA



Hai kawan ^^

Muncul lagi dikesempatan yang berbeda, apa kabar? Udah senyum hari ini?
Wah, jangan sampe belum bisa senyum ya. Orang gaul bilang, "senyum yang gratis aja pelit gimana rizqinya mau lancar?" *ehh aku hanya copas dari tulisan yang aku temukan di jalan-jalan -tepatnya pembatas jalan tol XD-

Kali ini aku mau sharing tentang uthek-uthek yang uthik. hhihi maaf keceplosan pake bahasa sdhgzJxg dari dncnsdgc :D
Tentang MATEMATIK ^^
Ada yang seneng naksir banget sama si matematik? Awas, buruan bilang soalnya keburu digaet sama si fisika *eh kok dari tadi becanda mulu yah? --"

Kali ini aku mau bahas tentang kalkulus.
KALKULUS? Itu semacam makanan siap saji? Minuman trend 2015?

Kalkulus (Bahasa Latin: calculus, artinya "batu kecil", untuk menghitung) adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit, turunan, integral, dan deret takterhingga.
Kalkulus adalah ilmu yang mempelajari perubahan, sebagaimana geometri yang mempelajari bentuk dan aljabar yang mempelajari operasi dan penerapannya untuk memecahkan persamaan. -(dikutip dari wikipedia >>Wikipedia)-

Nah untuk MaBa atau yang sudah menjadi Mahasiswa jurusan FKIP Matematika / Pendidikan Matematika, kalkulus ini siap menemani hari-hari kita di tahun pertama. Indah, insyaAllah :) *(insyaAllah buat yang penasaran sama materi sks FIKP Matematika insyaAllah nanti aku pos, calm... )*

Buat kawan-kawan yang masih bingung mau mempersilahkan tuan kalkulus ini masuk rumah hati kita biar lebih mantep aku share link download buat stalking dulu gimana si tuan kalkulus ini.
-*(kak, kata-kata ibarannya keren. sampe gak paham bacanya gimana --" tingkatkan!)*-

Ya udah langsung saja :

Sabtu, 16 Mei 2015

Making a Colourfull Jar! Kreasi Toples

Cling cling! Ini dia tutorial yang bakal kami berikan!
Selamat siang! Ini pertama kalinya saya nulis di blog fly to the sky. (padahal udah dari dulu jadi penulis di sini) Gomen, gomen...
(●´∀`●)
(●´∀`●)
( ´Gomen, gomen...
( ´∀`)
(●´∀`●)
(●´∀`●)
Kali ini ada three step tutorial. Tutorial apa sih? Menghias toples! Whuaaat? Toples itu buat wadah cemilan, malah dihias! Gak ada kerjaan lain apah?( >.< )// Alah, diem ih, protes terus. Hayuk, kita mulai tutorial menghias toples!
 
Ini toples ya~
Gimana kalau kita buat dia jadi colourfull dengan bahan bekas? Okay! Chalenge accepted!

Kamu tahu kain felt? Flanel itu lho
  1. Kamu punya kain felt? Iya, yang jadi bahan bros, gantungan kunci, dll. Nah, yang kita pakai potongan yang kecil-kecil. 
  2. Apakah potongannya kebesaran? Kecilkan pakai gunting. Potong-potong? Iya lah, masak dicincang. 
  3. Kelompokkan warna-warnanya ya!
Sekarang susun warnanya di dalam toples!
Kalau sudah dikelompokkan warnanya, tinggal disusun aja ke dalam toples.
Bisa tambahkan tali kertas buat gantungan!
 Udah ya? Gitu doang? Enggak lah, kalau itu sih kurang greget namanya. Kasih tali kertas ya, biar cantik. Talinya kaya apa sih? Berbahan kertas, bisa didapat di toko crafting.

Kalau sudah ditali, cantik kan?
Nah, jadi! Cara taliinnya gimana? Duh, lupa gak kufoto. Gomen, gomen... Lagian itu nalinya gak berpedoman pada tali menalinya Pramuka sih, jadi ya lupa caranya. Hehehe.

Kok masih ada beberapa langkah lagi sih? Bohong ih, katanya 3 step. Weeeew! Mana cara nalinya gak dikasih lagi. Postingan macam apa ini? Itu sih biar kelihat gampang aja, tak jadiin tiga. Lagian bener 3 kan? Tiga dikali dua. Mwehehehe. Ya, maaf. Masak kamu gak bisa naliin sendiri sih? Dicoba-coba aja ya, pasti bisa kok.

Terimakasih banyak atas kunjungannya! Kapan-kapan main kesini lagi ya! Oh iya, kunjungi juga blog buatbaranganeh.blogspot.com Jangan lupa komentarnya^^

Review Novel Rindu -Tere Liye-



Hallo kawan, aku harap kawan-kawan dalam keadan baik dengan senyum mengulum di wajah nan ceria. Karena, disinipun sama.

Alkhamdulillah setelah lama menunda untuk menyelesaikan membaca akhirnya selesai juga satu buku *(jangan kira ini buku penuh dengan angka dengan istilah matematik disana, ini buku indah yang pernah aku baca –novel-). Judulnya sederhana, tapi isinya mengagumkan ‘tres bien’. RINDU, itu judul novelnya. Sebagian besar kita akrab dengan penulisnya, Tere Liye. Aku menyukai prinsip-prinsip kehidupan yang beliau sampaikan lewat tulisan-tulisan yang beliau tulis. Indah dan mudah dimengerti.

—Kakak terima kasih untuk bukunya :)

Kali ini aku ingin berbagi tentang uraian singkat tentang buku ini. *(hhihi, bilang aja ini latihan mereview novel oleh penulis amatiran :D

Awalnya aku hendak segera menyelesaikan membaca, namun karena berkutik dengan tugas sebagai siswa di tahun terakhir alhasil novel itu terkalahkan oleh tumpukan buku yang lain. *(Waduh malah jadi curhat, kapan reviewnya? --‘’)*

Untuk awalan aku mengutip keterangan di sampul novel :

“Apalah arti memiliki,
ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?

Apalah arti kehilangan,
ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan,
dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan?

Apalah arti cinta,
ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya
indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas
sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apa pun?

Wahai, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak
melupakan? Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat
kami dalam rindu? Hingga rindu dan melupakan jaraknya
setipis benang saja.”

Ini adalah kisah tentang masa lalu yang memilukan. Tentang kebencian kepada seseorang yang seharusnya disayangi. Tentang kehilangan kekasih hati. Tentang cinta sejati. Tentang kemunafikan. Lima kisah dalam sebuah perjalanan panjang kerinduan.

Senin, 11 Mei 2015

Semangat SBMPTN! #PejuangSBMPTN #PejuangTesKedinasan




Hallo Hallo kawan semua ^^


Apa kabar? Ayo mana suara teriakan “Alkhamdulillah baik, semangat!!!”
Wah, kurang keras nih. Ayo sekali lagi. *(ini anak kesambet apa sih? Ribet bener, padahal tinggal baca aja bisakan! Suka ribet, slow aja kan bisa?!)

Hhehe, sama kadang aku juga mikir gitu. Tiap ada seminar, workshop, atau apalah itu istilahnya. Mesti ndak jarang si pembicara itu bakal tanya ‘gimana kabarnya?’, iya ndak? Nah, itu dia!!! *(apa sob? Dapet undian mobil?) eyalah, kagak --“ kalo itu sih buat aku sendiri aja. Udah udah sepertinya mau melenceng ini.

Nah, di suatu kesempatan ada pembicara yang jelasin ke para audien kenapa kebanyakan seminar, workshop dan kawan-kawannya itu ada pertanyaan dari pembicara “gimana kabarnya?”. Soalnya kita bisa melihat suasana jiwa dan batin para audien sebelum mengikuti seminar, workshop, dkk.

Iya, misal aja ya dalam kehidupan sehari nih... aku angkat tema ketemu teman lama, selain karena ini masih suasana hendak berpisah *(lebih tepatnya berpetualang di jalan masing-masing >> lanjut ke jenjang yang lebih tinggi *kuliah)

All About Penpaling and DIY stuff #penpal #snailmail #postcrossing


Hallo semua :) “SMILE”

Kali ini aku mau sharing tentang tutorial yang berhubungan dengan hobi baruku, penpaling atau biasa disebut snailmail. Kirim surat ke berbagai belahan dunia. Ada yang tertarik dengan penpaling/snailmail? Buat yang penasaran, selain mau bagi-bagi tutorial kalo boleh aku mau cerita asal mula gimana aku bisa berkecimpung dihobi ini.

Awalnya aku iseng-iseng browsing di google tentang “postcrossing” akhirnya ada salah satu blogger yang saranin buat join ke sosial media ‘www.postcrossing.com’. Disitu kita ngisi biodata diri lengkap, buat pemula nanti disaranin buat berjelajah, tinggal klik. Jreng jreng~
Muncul deh salah satu orang dengan lengkap alamatnya disana. Kita seperti diberitantangan *(aslinya bukan si, lebih tepatnya dicariin teman penpal) buat kirim kartu pos. Nanti di kartu pos itu disertain juga kode yang diberikan postcrossing. Kode itu dipake temen kita nanti *(yang nerima kartu pos)* buat masukin ke www.postcrossing.com sebagai tanda dia udah nerima kartu pos dari kita. So, misi kita berhasil. Yeyeyeye #yehet

Karena sibuk siapin UAS sama UN jadi kelupaan aku sama misi itu. Akhirnya misi itu pun GAGAL ==” dan karena kita cari teman penpal itu diacak jadi ndak bisa nentuin kriteria temen penpal aku akhirnya iseng-iseng nyoba manfaatin fasilitas # diinstagram. Disana aku searching #penpalwanteed #penpalneed atau semacamnya itu. Aku ngespam di posting *(dasar suka spaming ==”) hhehe. Aslinya ndak spaming si hanya tanya *(asy, malah ngeles)* “Would you like to be penpal? I’m from Indonesia. DM me if you interesting”. Buat yang tertarik bisa dicoba.

Atau bisa juga dengan kirim DM ke akun IG yang bantu kita nyari temen penpal. Misalnya : @findpenpal1 @searchpenpal.


Lanjut ke Tutorialnya. Kali ini aku mau bagi-bagi tentang DIY envelopes. Intinya sih biar bisa berhemat buat hobi baru, crafting, dan ini yang penting mendaur ulang barang bekas. Kita tahu bumi ini udah panas, botak! Eh malah tambah dibotakin? *(emang bisa dibotakin lagi? Orang udah botak --"). 

Selasa, 28 April 2015

Open Order Doodle Name



Buat pembahasan yang pertama tentang crafting & DIY stuff, kali ini aku mau berbagi tentang doodle name...

Ada yang suka doodle?
Yaps, kalo bisa dibilang anak kecil pun bisa gambar doodle. Kebanyakan gambar doodle itu gambar yang gak bertema. Kalaupun bertema temanya itu "gak bertema".
Misal ya gambar doodle card buat ucapan selamat ulang tahun, nah kebanyak itu gambarnya ndak selalu tentang orang yang ulang tahun. Tapi bisa berbagai macam hal. Jadi semua orang itu bisa buat doodle art. Tinggal kemauan dan keinginan masing-masing buat bikin doodle art.

Nah kembali ke kembahasan tentang open order DOODLE NAME

Aku kasih contoh tentang doodle name :





Itu contoh dari doodle name art. Pola doodle ndak monoton di love sama buah cerry kaya diatas. Itu hanya contoh, kalo mau request tentang pola doodle name art juga bisa. ^o^

Kalo yang pecintang korea sama yang suka Suzy Miss A pasti tahu kalo beberapa waktu yang lalu si Suzy juga pernah ngeposting doodle name art di akun instagramnya.

Nah jangan mau ketinggal sama Suzy, langsung order your own doodle name.
email : suejin49@yahoo.com
twitter : @QQrizqii
instagram : @hana_penpal atau bisa hubungin personal akunku di @anisa08_
ID line : QQrizqii08
pin BB : 7EC352B2 *(tapi karena aku pake windows phone jadi kadang aplikasi BBMnya suka ngadat)*


Ditunggu ya ~
Rizqi AL ..... xoxo