Senin, 19 Mei 2014

Arti Tugas Bagi Siswa



Pelajar . . .



Seorang pelajar tidak akan lepas dari yang namanya tugas dan ulangan.

Karena itu santapan sehari-hari.
Seperti seorang koki yang harus bergelut dengan peralatan dapur setiap harinya.

Seorang siswa harus menguatkan dirinya untuk menghadapi hari yang luar biasa.


Luar biasa karena di hari itu bukan hanya ada satu atau dua tugas yang menggunung, tapi juga ulangan.

Terkadang, pikiran "Oh, rasanya pengen hari ini libur!!!" sering menghampiri.
Tapi mau bagaimana lagi?
Tidak ada pilihan selain melewati hari itu dengan mempersiapkan semuanya.
Walau, terkadang ada begitu banyak gemeluk di dalam hati.


Masih mending kalau pada hari itu hanya ada 1 tugas dengan 1 ulangan harian.
Tapi kalau sudah seperti ini?
Tugas megunung, ulangan menanti.

Kalau saja seorang murid langsung mengerjakan tugasnya, mungkin saja tugas itu tidak menggunung.
Kalau saja saat dijelaskan murid itu memperhatikan dengan baik, mungkin ulangan harian akan terasa lebih ringan.

Tapi ini semua bukan hanya salah siswa semata.

Kadang guru memberi tugas untuk membuat siswa mereka mengulas kembali materi yang sudah disampaikan.
Tapi, ada beberapa guru yang memberikan tugas di luar batas.
Sesekali-kali bolehlah, untuk menambah nilai keaktifan siswa.
Tapi jangan keterusan.
Tugas siswa bukan hanya mapel itu saja.

Bukan berarti seorang guru tidak diperbolehkan untuk memberikan tugas.
Tapi tugas yang diberikan jangan terlalu memberatkan.
Lagi pula tugas diberikan agar siswa mengulang kembali materi yang sudah diberikan kan?
Jadi jangan berlebihan, cukup untuk memahamkan siswa pada materi itu.
Karena saat tugas itu begitu membebani bagi siswa yang ada tugas itu tidak dikerjakan.
Kalaupun dikerjakan, mengerjakannya di sekolah (berdiskusi dengan teman).

Ini bukan salah guru ataupun murid.
Hanya saja semua terjadi dalam kurung waktu yang kurang tepat.


catatan : ditulis dengan sudut pandang sebagai seorang siswa






Moral value : 


"Semua hal ada tantangannya sendiri. Hadapi tantangan itu dengan hati yang lapang, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dengan kita di masa depan"


by : Rizqi Anisa L