Senin, 09 Juni 2014

Proses Kematian & Hancurnya Tubuh Kita



Posting kali ini sama sekali tidak bermaksud untuk menakut-nakuti siapapun dan hanyalah sebagai bahan renungan bersama. Sesukses apapun dan sekaya apapun kita dunia ini, sungguh tidak ada maknanya jika apa yang kita peroleh tidak kita gunakan dengan sebenar-
benarnya di jalan Allah. Selain amal dan dosa yang akan kita pertanggung jawabkan di hadapanNya kelak, saat kematian datang kita tidak lebih dari jasad yang tak berdaya yang akhirnya hanya menjadi tulang-belulang.

Berikut ini akan di jabarkan proses kematian dan proses hancurnya tubuh manusia : 

Sesaat sebelum mati, Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar.

Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.

0 Menit ...

Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.

1 Menit ...

Darah berubah warna dan otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.


3 Menit ...

Sel-sel otak mati secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.

4 – 5 Menit ...

Pupil mata membesar dan berselaput. Bola mata mengkerut karena kehilangan tekanan darah.

7 – 9 Menit ...

Penghubung ke otak mulai mati.

1 – 4 Jam ...

Rigor Mortis. Adalah fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku dan rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.

4 – 6 Jam ...

Rigor Mortis berlanjut. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.

6 Jam ...

Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.

8 Jam ...

Suhu tubuh langsung menurun drastis.

24 – 72 Jam ...

Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.

36 – 48 Jam ...

Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.

3 – 5 Hari ...

Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.

8 – 10 Hari ...

Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.

Beberapa Minggu ...

Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.

Satu Bulan ...

Kulit Anda mulai mencair.

Satu Tahun ...

Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda.



Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah
tumpukan tulang-belulang­ yang menyedihkan.

Jadi, apa yang kita sombongkan sebenarnya ? Saat hidup kita sibuk mempercantik diri
dan lalai mempercantik keimanan kita.

Saat hidup kita hanya mengejar kehormatan dari manusia, tapi lupa sudah terhormatkah kita dimata Allah kelak.

Satu hal yang harus kita sadari, dunia dan akhirat hendaknya tidak berat sebelah, tidak ada salahnya kita mencari keberhasilan didunia tapi bukan berarti keberhasilan akhirat harus kita abaikan.

Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan bahan renungan bersama agar kita mau mengoreksi dan introspeksi diri.


Semoga Bermanfaat ^^