Kamis, 07 Agustus 2014

Analogi Masa




Waktu . . .

Selalu berjalan tanpa henti sampai waktunya tiba waktu itu berhenti, hari akhir.

Seiring waktu berjalan kita mengalami banyak hal, pertumbuhan dan perkembangan.

Tapi tidak semua pertumbuhan dan perkembangan itu di terima dengan lapang dada.

Seperti yang udah kita ketahui.

Ada masa anak-anak, masa remaja, masa dewasa.

"Ada suatu hal yang berjalan tidak pada tempatnya."

Jika di cermati, banyak anak-anak kecil zaman sekarang ingin cepat dewasa.
Di zaman sekarang, anak kecil sudah mengetahui hal-hal yang seharusnya belum mereka ketehui.
Mungkin ini termasuk dampak buruk dari teknologi dan globalisasi.

Sedang orang dewasa ingin kembali ke masa remajanya. 
Ya~ orang-orang menyebut masa dewasa adalah masa untuk nostalgia.
Mereka menganggap di masa itu seolah tidak ada beban.
(Jika dibandingkan masa remaja dengan masa dewasa, tanggung jawabnya lebih besar orang dewasa. Bukankah seperti itu?)

Dan saat masa remaja. . .
Banyak remaja yang menganggap banyak masalah dikehidupannya.
Sampai-sampai berpikir, "Oh~ ini masalah yang sulit. Bahkan orang dewasa tidak mengerti!"
Hingga akhirnya pikiran ingin kembali kecil muncul di benaknya.
Menjadi anak kecil itu enak.
Melakukan apa saja yang dia inginkan tanpa ada beban.
Saat dimana tidak ada rasa suka dan rasa benci.
Semua sama.
Dan itu hal yang tidak pernah bisa dipertahankan seiring berjalannya waktu.


**(Ini pesan dari salah satu temanku di twitter.)**


Ya di dunia ini tidak ada yang benar-benar sempurna. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
So, bukan bahagia yang membuat kita bersyukur. Tapi dengan bersyukur kita bahagia.

Semoga Bermanfaat ^^
Maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan di hati.




by : Rizqi Anisa