Minggu, 02 November 2014

Gadis Bergaun Hitam



Kau kenal dia?
Seorang gadis bermata sayu, berwajah pucat pasi
Hidup yang dijalaninya tak jauh berbeda
dari seekor induk merpati yang kehilangan jantannya
dari sehelai daun yang kehilangan rantingnya
dari sebuah lilin yang kehilangan apinya

Tak ada yang tahu penderitaannya
Berbalut gaun hitam yang kau berikan itu
dia berdiri di sana
Tempat dimana kau pergi dan tak ingin kembali
Tempat dimana ia selalu memeluk lututnya
dan menangisi jejakmu

Tak ada yang menyangkal betapa menyedihkannya dia
Dengan menggenggam sisa nafas yang tersisa
ia terjaga sepanjang malam
Bercerita pada lampu lampu jalan
betapa gelapnya hidupnya tanpamu
Bercengkrama pada pohon pohon
betapa beratnya nafasnya tanpamu
Dan lalu, bulan, bintang, mega, dan bunga putih jalananpun
menyanyikan lagu sedih yang semakin menyayat hatinya

Tak ada yang tahu betapa berharganya kau baginya
Kenangan tentangmu adalah harta yang pedih untuknya
Tapi tak telihat sedikitpun raut penyesalan dalam penantiannya
Kau adalah hidupnya
Dan jika kau mencarinya
dia masih di sana
Di tempat dimana lukanya takkan mengering selamanya



by : Dian Ayuningtyas